| No. |
Assessment |
Response |
Score |
| 1. |
Pernah Amputasi ?
|
|
|
| 2. |
Perokok Aktif |
|
|
| 3. |
Gula Darah Sementara (mg/dl) |
|
|
| 4. |
Indeks tekanan ankle/brakial Kaki (mmHg) |
|
|
| 5. |
Perbedaan temperatur kaki kanan dan kiri (*C)
|
|
|
| 6. |
Melakukan pengecekan kaki Setiap Hari ?
|
Kulit kaki
|
Apakah ada luka, lecet, kulit kering, atau pecah-pecah?
|
|
Warna kaki
|
Apakah ada kemerahan, kebiruan, atau menghitam?
|
|
Bentuk dan struktur kaki
|
Apakah ada bengkak, jari yang berubah bentuk, atau benjolan
|
|
Kuku kaki
|
Apakah kuku tumbuh normal? Apakah ada kuku yang masuk ke dalam ingrown?
|
|
Sela-sela jari
|
Apakah bersih dan kering? Apakah ada jamur atau luka?
|
|
Kehangatan kaki
|
Apakah kaki terasa lebih panas atau dingin dari biasanya?
|
|
Sensasi/rasa di kaki
|
Apakah masih bisa merasakan sentuhan, tekanan, atau nyeri?
|
|
Kebersihan dan kelembapan
|
Apakah kaki bersih dan tidak terlalu lembap atau terlalu kering?
|
|
Isi sepatu
|
Apakah ada benda asing di dalam sepatu sebelum dipakai?
|
|
|
|
| 7. |
Menyentuh dan merasakan suhu kaki setiap hari |
|
|
| 8. |
Mengamati kaki ada penebalan, melepuh, perubahan warna dan bentuk setiap hari |
|
|
| 9. |
Mengecek jari kaki kering, bersisik dan terdapat jamur setiap hari |
|
|
| 10. |
Mengamati kuku pada jari kaki tidak terlalu panjang dan menekan kedalam kulit atau tidak beraturan setiap hari |
|
|
| 11. |
Melakukan senam kaki dengan minimal 10 gerakan setiap hari
|
|
- Menekuk dan meluruskan jari kaki
Duduk, tekuk semua jari kaki ke bawah, tahan 5 detik, lalu luruskan. Ulangi 10 kali.
|
- Mengangkat dan menurunkan tumit
Duduk, angkat tumit setinggi mungkin sambil ujung jari tetap di lantai, tahan 5 detik, lalu turunkan. Ulangi 10 kali.
|
- Mengangkat dan menurunkan ujung kaki
Duduk, angkat ujung kaki sambil tumit tetap menempel di lantai. Tahan 5 detik, ulangi 10 kali.
|
- Memutar pergelangan kaki searah jarum jam
Angkat satu kaki, lalu putar pergelangan searah jarum jam 10 kali, lalu berlawanan arah 10 kali.
|
- Menarik jari kaki dengan handuk
Letakkan handuk di lantai, gunakan jari kaki untuk menarik handuk ke arah tubuh. Ulangi 5–10 kali.
|
- Menekan bola kecil dengan telapak kaki
Duduk, pijak bola tenis kecil atau bola karet dengan telapak kaki, gulung ke depan dan belakang selama 1 menit.
|
- Mengangkat kaki bergantian
Angkat satu kaki lurus ke depan selama 5 detik, lalu turunkan. Ganti kaki. Ulangi masing-masing 10 kali.
|
- Mengerutkan jari kaki seperti mencengkeram
Duduk, gerakkan jari-jari kaki seperti mencengkeram. Tahan beberapa detik, ulangi 10 kali.
|
- Menarik ujung kaki ke arah tubuh (dorsiflexion)
Dalam posisi duduk atau tidur, tarik ujung jari kaki ke arah tubuh, tahan 5 detik, lalu lepas. Ulangi 10 kali.
|
- Senam alfabet kaki
Duduk, angkat satu kaki dan "tuliskan" huruf A-Z di udara menggunakan ujung jari kaki
|
|
|
|
| 12. |
Melakukan senam kaki dua kali dalam satu hari |
|
|
| 13. |
Berjalan minimal 1000 langkah setiap hari
Rata-rata 1.000 langkah setara dengan sekitar 700–800 meter atau 10–15 menit berjalan santai
|
|
|
| 14. |
Pemahaman tentang pengetahuan senam kaki
- Tujuan Senam Kaki
Untuk memperlancar aliran darah, mencegah kekakuan otot, dan menjaga kekuatan serta keseimbangan kaki.
- Manfaat Senam Kaki
Mencegah terjadinya luka, mempercepat penyembuhan, dan meningkatkan kualitas hidup penderita diabetes.
- Waktu dan Frekuensi Pelaksanaan
Idealnya dilakukan 1–2 kali sehari, masing-masing selama 10–15 menit.
- Jenis Gerakan yang Aman
Meliputi gerakan seperti menekuk jari kaki, memutar pergelangan, mengangkat tumit, dan senam alfabet dengan jari kaki.
- Cara Melakukan yang Benar
Dilakukan perlahan, tidak terburu-buru, dan dilakukan sambil duduk atau dalam posisi yang stabil.
- Kapan Harus Menghindari Senam Kaki
Saat terdapat luka terbuka, infeksi, atau nyeri yang memburuk. Konsultasikan dulu dengan dokter.
Indikator Pemahaman Baik Tentang Senam Kaki:
- Mengetahui tujuan dan manfaatnya
- Dapat menyebutkan beberapa gerakan dasar
- Melakukan senam kaki secara rutin dan benar
- Mengerti situasi kapan senam kaki sebaiknya dihentikan
|
|
|
| 15. |
Pemahaman tentang pengetahuan berjalan
- Manfaat berjalan kaki
- Membantu mengontrol kadar gula darah
- Meningkatkan sirkulasi darah, terutama ke kaki
- Menurunkan berat badan dan kolesterol
- Menjaga kesehatan jantung dan paru
- Mengurangi stres dan meningkatkan mood
- Durasi dan frekuensi berjalan yang ideal
- Minimal 30 menit per hari atau sekitar 5.000–10.000 langkah/hari
- Untuk pemula atau lansia: mulai dari 1.000–3.000 langkah/hari, ditingkatkan secara bertahap
- Teknik berjalan yang benar
- Gunakan alas kaki yang tertutup dan nyaman
- Mulai dengan pemanasan ringan
- Langkah stabil, postur tubuh tegak, dan ayunan tangan rileks
- Waktu dan tempat yang aman untuk berjalan
- Pagi atau sore hari
- Jalan datar, tidak licin, tidak terlalu ramai
- Hindari berjalan di bawah terik matahari atau malam hari tanpa penerangan
- Kapan harus berhenti atau berhati-hati
- Jika ada luka di kaki
- Bila mengalami pusing, nyeri dada, atau sesak napas
- Jika kadar gula darah sangat tinggi atau terlalu rendah
Indikator Pemahaman yang Baik tentang Berjalan:
- Mengetahui manfaat dan risiko berjalan
- Mengerti cara dan waktu yang tepat untuk berjalan
- Mempraktikkan berjalan secara rutin
- Mampu mengatur aktivitas fisik sesuai kondisi tubuhnya
|
|
|
| 16. |
Pemahaman tentang pengetahuan merawat luka diabetik
- Penyebab dan faktor risiko luka diabetik
- Luka kecil yang tak terasa karena saraf rusak
- Tekanan berulang, sepatu sempit, atau trauma
- Gula darah tinggi yang memperlambat penyembuhan
- Tanda dan gejala luka diabetik
- Luka terbuka di kaki, terutama di telapak atau jari
- Kemerahan, bengkak, cairan berbau, nyeri
- Kulit di sekitar luka menghitam (nekrosis)
- Cara perawatan luka yang benar
- Cuci tangan sebelum dan sesudah merawat luka
- Bersihkan luka dengan larutan NaCl 0,9%
- Gunakan balutan sesuai anjuran medis
- Jangan menggunakan bahan yang tidak steril atau ramuan tanpa bukti ilmiah
- Hal yang harus dihindari
- Mengorek luka, memakai obat sembarangan
- Merendam kaki dalam air terlalu lama
- Berjalan tanpa alas kaki
- Kapan harus segera ke fasilitas kesehatan
- Bila luka memburuk, bernanah, atau disertai demam
- Bila luka tidak sembuh setelah beberapa hari
- Bila kaki mulai kebas, kehitaman, atau bau busuk
- Peran kontrol gula darah dan nutrisi
- Gula darah yang terkontrol mempercepat penyembuhan
- Nutrisi cukup (protein, vitamin C, zinc) mendukung proses regenerasi jaringan
Indikator Pemahaman yang Baik tentang Perawatan Luka Diabetik:
- Mengerti penyebab dan jenis luka
- Tahu cara membersihkan dan membalut luka dengan benar
- Dapat mengenali tanda infeksi dan komplikasi
Konsisten melakukan perawatan harian dan kontrol ke tenaga medis
|
|
|
| 17. |
Pemahaman tentang pengetahuan pencegahan luka diabetik
- Pentingnya pemeriksaan kaki harian
➤ Cek apakah ada luka, lecet, kemerahan, bengkak, atau perubahan warna.
- Penggunaan alas kaki yang tepat
➤ Gunakan sepatu tertutup, lembut, dan sesuai ukuran. Hindari bertelanjang kaki.
- Menjaga kebersihan dan kelembapan kaki
➤ Cuci kaki setiap hari, keringkan hingga sela jari, gunakan pelembab (kecuali di sela jari).
- Memotong kuku dengan benar
➤ Potong lurus, hindari memotong terlalu pendek atau meruncing ujung kuku.
- Menghindari sumber trauma pada kaki
➤ Hindari berjalan di lantai kasar, terkena panas langsung, atau menggunakan benda tajam untuk menggosok kaki.
- Mengatur kadar gula darah secara optimal
➤ Gula darah terkontrol membantu mencegah kerusakan saraf dan mempercepat penyembuhan luka mikro.
- Melakukan kontrol rutin ke fasilitas kesehatan
➤ Pemeriksaan kaki oleh tenaga medis minimal 1 kali dalam 3–6 bulan.
Indikator Pemahaman yang Baik tentang Pencegahan Luka Diabetik:
- Mengerti faktor risiko terjadinya luka
- Mampu menjelaskan langkah-langkah pencegahan
- Menerapkan pemeriksaan kaki harian secara mandiri
- Menggunakan alas kaki yang aman dan sehat
- Menghindari kebiasaan yang dapat mencederai kaki
|
|
|
| 18. |
kehilangan sensasi < 8 titik?
Cara Melakukan Pemeriksaan dengan Monofilamen:
- Posisi pasien:
- Duduk atau berbaring, kaki dalam posisi santai dan terbuka.
- Pasien menutup mata agar tidak melihat saat dilakukan penekanan.
- Lokasi pemeriksaan:
Umumnya pada 10 titik standar di telapak kaki:
- Ibu jari (plantar hallux)
- Kepala metatarsal 1, 3, dan 5
- Tumit
- Sisi lateral dan medial kaki
- Punggung kaki jika perlu
- Cara penggunaan:
- Letakkan ujung monofilamen tegak lurus pada kulit.
- Tekan hingga monofilamen melengkung (sekitar 1 detik), lalu lepaskan.
- Tanyakan apakah pasien merasakan tekanan tersebut.
- Catat berapa titik yang dirasakan
|
|
|
|
|
|